Recommended Family Movies
UNDANGAN PENULISAN BUKU KE-2 KAPPUNG BERUQ-BERUQ "ANTOLOGI PUISI DAN CERPEN"
- Terbuka untuk semua perempuan asal/keturunan/pernah domisili di Mandar (Sulawesi Barat)
- Khusus untuk penulis LELAKI yang ingin ikutan, karyanya harus ditulis DUET dengan salah satu penulis perempuan, artinya 1 tulisan 2 nama (seperti ganda campuran kalau di Bulu tangkis). Metodenya silahkan ditentukan sendiri dengan teman duetnya.
- Menjadi warga/anggota grup FB Kappung Beruq-beruq (silahkan menarik teman masuk ke dalam grup ini) dan,
- Bersedia didiskusikan tulisannya dalam grup ini dan turut menanggapi tulisan warga lain dengan saran, koreksi, kritik membangun (baik sebelum dan setelah gilirannya tiba)
- Bersedia merevisi atau menyempurnakan tulisannya setelah didiskusikan (jika diperlukan) dengan mempertimbangkan saran/koreksi yang masuk. Tidak menutup kemungkinan ada tulisan yang tidak perlu lagi direvisi).
- Genre tulisan: Fiksi (puisi dan cerpen)
- Tema tulisan: Bebas. Tulisan SEDIKIT-BANYAK mengandung unsur-unsur lokal Mandar/ Sulbar, misalnya: nilai-nilai atau ajaran lokal, ciri khas, tokoh, lokasi, makanan, pakaian adat dan unsur apa saja yang mencerminkan ke-Mandar-an. Contoh: Si A kangen pulang ke Mandar tapi ada yang melarang. Sebagai pengobat, A tiap hari berdongeng pada anaknya tentang satu kampung di Mandar. ATAU, puisi yang temanya “cinta dalam sepotong golla kambu”
- Tulisan adalah karya sendiri, bukan jiplakan, saduran, atau terjemahan karya orang lain (kejujuran dalam berkarya adalah prasyarat utama)
- Setiap postingan seorang penulis terdiri dari 3 (tiga) puisi sekaligus atau 1 (satu) cerpen untuk didiskusikan. Pilih salah satunya (puisi atau cerpen) ATAU boleh keduanya namun nantinya akan diseleksi yang terbaik oleh tim kurator.
- Syarat puisi: minimal 3 baris per puisi, maksimal 1 halaman.
- Syarat cerpen: minimal 3 halaman, maksimal 5 halaman. Font: Arial 11, spasi 1, margin 3,3,3,3
- Puisi dan cerpen belum pernah dipublikasikan di media manapun (ini tantangan agar selalu menghasilkan karya-karya terbaru). Puisi dan cerpen yang masuk juga tidak boleh dipublikasikan di media lain sampai buku ke-2 terbit.
- Tulisan dalam bahasa Indonesia, jika ada sisipan bahasa asing/ daerah maka harus disertai penjelasannya di catatan akhir.
- Hindari unsur SARA dan pornografi yang bisa menimbulkan ketersinggungan/kemarahan/kebencian pihak lain (bukan berarti tidak boleh memasukkan hal-hal seksual dan SARA dalam tulisan tapi harus dipastikan bernilai estetis secara sastra dan tak melanggar batas-batas etika dan moral – sudah pada tau masing-masing kan ).
- Calon tulisan yang akan dimuat, sebagaimana telah dikemukakan pada poin 4 dan 5 akan didiskusikan di Grup Facebook KappungBeruq-Beruq.
- Prosedur diskusi tulisan adalah sebagai berikut:
#Calon penulis dipersilahkan mendaftarkan diri dengan berkomentar pada posting berjudul "Pendataan Calon Penulis" yang dibuat oleh Kindoq Nur Hira Abdul Kadir di wall FB Beruq-Beruq.
#Silahkan mendaftarkan nama dan keterangan mengenai sudah ada atau tidaknya karya yang siap didiskusikan. (Jadi tak apa mendaftar saja, walau tulisan belum siap :)
#Peserta yang sudah punya tulisan jadi, 3 puisi dan atau 1 cerpen, boleh mengirim tulisan via inbox FB ke salah satu dewan kurator (namanya tertera di akhir undangan ini) atau meng-upload langsung tulisannya pada jadwal yang ditentukan. - Antrian diskusi akan disusun oleh admin FB.
#Waktu yang dialokasikan untuk diskusi tulisan adalah 3 hari untuk tiap penulis.
#Sangat diharapkan pengertian teman-teman, agar diskusi teratur: setelah tenggat waktu diskusi untuk satu penulis selesai, mohon untuk tidak mengomentari tulisan itu lagi kecuali jika diminta secara khusus oleh kurator. Ini penting agar kita bisa fokus ke tulisan dari penulis berikutnya. Juga agar tulisan lama tidak muncul lagi ke permukaan dan menyebabkan tulisan yang saat itu ber-hak untuk dikomentari menjadi "tenggelam" oleh tulisan sebelumnya. - Hasil revisi tulisan dikirim beserta foto dan biodata singkat dalam bentuk narasi, termasuk akun FB, Twitter dan blog – kalau ada.
- Tulisan hasil revisi dikirim melalui email ke: unisku@yahoo.com, dengan subjek email: buku kedua KBB-nama penulis. Contoh: buku kedua KBB-Arniyati Saleh
- Deadline pengumpulan naskah revisi 17 Agustus 2013. Rencana terbit Oktober 2013 (biar bisa launching Desember – banyak libur nasional)
- Tulisan yang terjaring akan dibukukan dalam buku antologi ke-2 KBB. Reward penulis berupa jatah 2 buku (gratis) dan sertifikat.
- Kappung Beruq-Beruq adalah komunitas yang dinamis dan merupakan milik kita bersama. Sekaitan dengan itu, tidak menutup kemungkinan, beberapa hal lain akan ditambahkan/ diubah/ disempurnakan sesuai dinamika yang berkembang demi keindahan dan kenyamanan kita semua.
J.O.D.O.H
LOMBA MENYAMBUT HARI PENDIDIKAN NASIONAL 2012 “FORUM LINGKAR PENA SULAWESI SELATAN (FLP SULSEL)
Dalam rangka menyambut Hari Pendidikan Nasional 2 Mei 2012, FLP Sulsel mengadakan lomba:
LOMBA PENULISAN CERPEN
Syarat
1. Peserta adalah warga negara Indonesia dan memiliki kartu identitas (KTP/KTM/SIM/Kartu Pelajar atau Pasport Indonesia).
2. Mempunyai akun facebook dan wajib men-tag informasi lomba ini pada 20 teman.
3. Peserta hanya boleh mengirimkan satu karya cerpen dengan ketentuan:
a. Tema: Bebas (tidak mengandung unsur SARA).
b. Peserta mengirim naskah melalui email dengan subyek LOMBA CERPEN HARDIKNAS 2012 “FLP SULSEL” ke flpsulsel@gmail.com dengan dilampiri dua file. Satu file berisi cerpen yang dilombakan (tanpa mencantumkan nama penulis dalam tulisan cerpen) dan satu file berisi biodata penulis secukupnya (dalam bentuk narasi) serta hasil scan kartu identitas.
c. Cerpen yang dilombakan belum pernah dipublikasikan dalam bentuk apa pun, baik sebagian maupun seluruhnya, baik di media cetak maupun portal dan blog pribadi.
d. Cerpen tidak sedang diikutkan dalam perlombaan yang sama.
e. Cerpen ditulis dalam Bahasa Indonesia yang baik dan benar sesuai kaidah tata Bahasa Indonesia.
f. Cerpen adalah karya asli, bukan saduran, bukan jiplakan sebagian atau seluruhnya.
g. Cerpen diketik dengan menggunakan huruf Times New Roman, font 12, pada kertas A4 dengan spasi 1,5 margin 3 cm dari atas, 4 cm dari kiri, 3 cm dari bawah, 3 cm dari kanan, dengan jumlah halaman minimal 4 dan maksimal 7.
4. Batas akhir pengiriman naskah adalah tanggal 15 April 2012 pukul 23.59 WITA.
Hadiah:
Cerpen terbaik 1 akan mendapatkan uang tunai Rp. 1.000.000,- + Sertifikat
Cerpen terbaik 2 akan mendapatkan uang tunai Rp. 750.000,- + Sertifikat
Cerpen terbaik 3 akan mendapatkan uang tunai Rp. 500.000,- + Sertifikat
Pengumuman
Pemenang lomba penulisan cerpen akan diumumkan pada 5 Mei 2012 di website FLP Sulsel, www.flpsulsel.or.id.
LOMBA MENULIS “SURAT UNTUK GUBERNUR SULSEL 2013”
Syarat:
1. Peserta adalah pelajar SMA/MA/SMK/Sederajat di Sulawesi Selatan.
2. Mempunyai akun facebook dan wajib men-tag informasi lomba ini pada 20 teman.
3. Peserta hanya boleh mengirimkan satu naskah surat dengan ketentuan:
a. Surat ditujukan pada Gubernur Sulawesi Selatan 2013 (yang terpilih dalam pemilihan gubernur 2013 mendatang). Peserta tidak boleh menyebutkan salah satu nama bakal calon gubernur dalam naskah suratnya. Surat bisa berisi curhatan, harapan dan saran pada gubernur untuk kemajuan Sulawesi Selatan ke depan.
b. Peserta mengirim naskah melalui email dengan subyek LOMBA MENULIS “SURAT UNTUK GUBERNUR SULSEL 2013” ke flpsulsel@gmail.com dengan dilampiri dua file. Satu file berisi naskah surat yang dilombakan (tanpa mencantumkan nama penulis dalam tulisan) dan satu file berisi biodata penulis secukupnya (dalam bentuk narasi).
c. Naskah surat yang dilombakan belum pernah dipublikasikan dalam bentuk apa pun, baik sebagian maupun seluruhnya, baik di media cetak maupun portal dan blog pribadi.
d. Naskah tidak sedang diikutkan dalam perlombaan yang sama.
e. Naskah ditulis dalam Bahasa Indonesia yang baik dan benar sesuai kaidah tata Bahasa Indonesia.
f. Naskah surat diketik dengan menggunakan huruf Times New Roman, font 12, pada kertas A4 g. dengan spasi 1,5 margin 3 cm dari atas, 4 cm dari kiri, 3 cm dari bawah, 3 cm dari kanan, dengan jumlah halaman antara 3-6.
4. Batas akhir pengiriman naskah adalah tanggal 15 April 2012 pukul 23.59 WITA.
Hadiah:
Surat terbaik 1 akan mendapatkan uang tunai Rp. 750.000,- + Sertifikat
Surat terbaik 2 akan mendapatkan uang tunai Rp. 500.000,- + Sertifikat
Surat terbaik 3 akan mendapatkan uang tunai Rp. 300.000,- + Sertifikat
Pengumuman
Pemenang lomba menulis “Surat untuk Gubernur Sulawesi Selatan 2013” akan diumumkan pada 5 Mei 2012 di website FLP Sulsel, www.flpsulsel.or.id.
Wassalamualaikum Wr.Wb.
***
Salam Pena,
Crew FLP Sulsel
(Berbakti-Berkarya-Berarti)
SMS Sahabat
Mari Bergabung di Forum Lingkar Pena
Forum Lingkar Pena adalah Hadiah Allah untuk Indonesia (Taufik Ismail)
Bapak/ibu, saudara/saudari, kakak, adik, dan semuanya, Forum Lingkar Pena Wilayah Sulawesi Selatan akan menggelar penerimaan anggota baru secara serentak di seluruh cabang dan ranting FLP di Sulawesi Selatan. Acara ini bernama Training of Writing and Recruitment (ToWR) FLP Se-Sulsel 2011. Kegiatan akan berlangsung hari Jumat-Ahad, 23-25 Desember 2011 bertempat di Taman Wisata Pucak Kabupaten Maros.
Kegiatan akan
dihadiri Pipiet Senja (Novelis Senior di Forum Lingkar Pena). Peserta nantinya akan dibekali pengetahuan mengenai dasar kepenulisan baik fiksi maupun nonfiksi.
Syarat Peserta:
1. Terbuka untuk umum, mahasiswa, dan pelajar
2. Mendaftar dan mengisi formulir sebelum tanggal 20 Desember 2011
3. Kontribusi peserta Rp. 75.000,-
Fasilitas Peserta:
1. Ilmu dasar menulis fiksi dan non fiksi
2. Sertifikat
3. Konsumsi, transportasi, dan akomodasi
4. Mendapat 1 buku "Kupu-Kupu Palestina", karya FLP Unhas
5. Follow up sekolah menulis selama dua bulan
6. dll....
Dapatkan formulir di sini:
Makassar:
Unhas: 085 256 815 066
UNM: 085 398 951 811
Unismuh: 085 242 400 704
UIN : 085 241 808 373
Stikes Nani Hasanuddin: 085 256 349 413
STIS Al-Azhar: 085 299 201 952
Makassar: 085 255 898 054
Pinrang: 085 242 363 097
Sidrap: 085 396 376 227
Maros: 0899 182 7317
Palopo: 085 255 352 464
Pangkep: 085 242 307 087
Sinjai: 085 299 991 802
Sekretariat FLP Sulsel: Jl.Serkamunir No.51 Kel.Karuwisi Makassar
FLP sulsel center: 081524353511
Acara ini didukung oleh:
Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan
Penerbit Shofia
Rumah Cahaya FLP Sulsel
Tahu Tek Cak Ari
Waroenguniq.co.nr
Memelihara dan Meningkatkan Keimanan
Apa kabar, Sahabat?
Semoga makin berpeluh cinta-Nya.
Apa kabar hati?
Semoga selalu bersih dari noda.
Apa kabar iman?
Semoga kian menapak maju.
Keep Allah in your heart,
And may He always loves you*.
Sahabat, cobalah tanya hati kita, “Apakah imanku hari ini sudah lebih baik dari kemarin?” Jika ragu, kenapa tak belajar untuk tetap memelihara bahkan meningkatkan kualitas iman kita dengan cara:
- Mengisi waktu sebanyak mungkin dengan mengingat Allah.
- Bangun di malam hari, lalu berwudhu dan shalatlah sendirian.
- Bukalah Al-Qur’an di tengah malam. Baca secara perlahan. Begitu juga terjemahannya. Resapi maknanya. Al-Qur’an disampaikan Allah, khusus untuk kita.
- Bangunkan juga keluarga dan sahabat yang lain dengan lemah lembut untuk melakukan hal yang sama.
- Shalat Subuh berjama’ah. Shalat Subuh di masjid adalah wajib bagi laki-laki. Namun, biasanya selalu saja ada alasan untuk menghindarinya. Sedangkan bagi perempuan, shalat berjama’ah di rumah pun baik
- Baca atau kirimkanlah ayat serta hadist kepada sahabat dan keluarga kita, sebagai hadiah di pagi hari.
- Usahakan membaca satu atau dua halaman Sirah Nabawiyah di pagi hari untuk menambah kecintaan dan keshidiqan kepada Rasulullah yang namanya selalu kita sebut dalam dua kalimat syahadat
- Ucapkanlah bismillaahittawakaltu’alallaahi laa lawla wa laa quwwata illa billahi, dengan nama Allah aku bertawakal (menggantungkan semua urusanku) hanya kepadaNya tidak ada kemampuan kecuali dengan izin Allah, sebelum beraktifitas.
- Usahakan tetap mendengar lantunan Al-Qur’an kemanapun kita pergi hari ini, baik dari alat elektronik maupun dengan menyenandungkan hafalan dan bacaan kita.
- Ucapkanlah berbagai macam doa sehari – hari. Bergantunglah kepada Allah dalam setiap urusan.
- Tunaikanlah shalat tepat waktu. Persiapkan dalam keadaan berwudhu minimal 15 menit sebelum adzan berkumandang. Rasakanlah setiap berkah yang dilimpahkan Allah kepada kita.
- Berwudhulah dengan sempurna. Perhatikanlah air yang menetes dari kulit wajah dan bagian-bagian tubuh kita. Saksikan dosa-dosa Anda bercucuran bersama tetesan air wudhu.
- Laksanakanlah shalat seakan – akan itu adalah shalat kita yang terakhir Hadapkan tubuh lurus ke arah Ka’bah Baitullah. Tundukkanlah jiwa kita di hadapan Allah, Sang Pencipta dan Pemelihara Hidup kita. Ejalah satu per satu bacaan shalat dengan kerendahan hati dan kehinaan diri di hadapan Allah.
- Lakukanlah puasa sunnah sebanyak mungkin, karena Allah langsung mengabulkan do’a orang yang berpuasa. Sedangkan doa adalah senjata utama bagi seorang mukmin,
- Berinfaq dan bershadaqahlah. Harta yang kita miliki sepenuhnya adalah hak Allah. Jadi, gunakanlah sesuai kehendak pemiliknya yang sejati. Perbanyaklah infaq dan shadaqah untuk menunjukkan kepada Allah, bahwa harta yang ada pada kita sama sekali tidak mengganggu kesadaran kita, ” Bahwa ini semua milik Engkau ya Allah.”
- Bergaul serta bersahabatlah sebanyak dan sesering mungkin dengan orang-orang shaleh. Dahulukan iman, ibadah, ilmu dan amal shalih sebagai kriteria kita dalam memilih teman apalagi sahabat karib.
*Dikutip dari Sebab Cinta Tak Kenal Waktu, D.H. Devita, Eramuslim, 21/10/2004, dengan pengubahan pada kata Sahabat.
Sumber: http://tahajudcallmq.wordpress.com
Kupu-Kupu Palestina is Coming
Mencintai Dalam Diam
karena diammu adalah salah satu bukti cintamu padanya ...
kau ingin memuliakan dia, dengan tidak mengajaknya menjalin hubungan yang terlarang, kau tak mau merusak kesucian dan penjagaan hatinya..
karena diammu memuliakan kesucian diri dan hatimu.. menghindarkan dirimu dari hal-hal yang akan merusak izzah dan iffahmu ..
karena diammu bukti kesetiaanmu padanya ..
karena mungkin saja orang yang kau cinta adalah juga orang yang telah ALLAH swt. pilihkan untukmu ...
ingatkah kalian tentang kisah Fathimah Az-Zahra dan 'Ali bin Abi Thalib?
yang keduanya saling memendam apa yang mereka rasakan ...
tapi pada akhirnya mereka dipertemukan dalam ikatan suci nan indah
karena dalam diammu tersimpan kekuatan ... kekuatan harapan ...
hingga mungkin saja Allah akan membuat harapan itu menjadi nyata hingga cintamu yang diam itu dapat berbicara dalam kehidupan nyata ...
bukankah Allah tak akan pernah memutuskan harapan hamba yang berharap pada-Nya?
dan jika memang 'cinta dalam diammu' itu tak memiliki kesempatan untuk berbicara di dunia nyata,
biarkan ia tetap diam ...
jika dia memang bukan milikmu, toh Allah, melalui waktu akan menghapus 'cinta dalam diammu' itu dengan memberi rasa yang lebih indah dan orang yang tepat ...
biarkan 'cinta dalam diammu' itu menjadi memori tersendiri dan sudut hatimu menjadi rahasia antara kau dengan Sang Pemilik hatimu ...
Taken from http://ahmadsheva.blogspot.com
***
Andai kau tahu kenapa wanita memilih menghindar
Karena begitulah caranya mencintaimu...
Sudah terlanjur kehujanan...
waktu tak bisa diputar kembali
Anggap saja tak pernah ada pertemuan sebelumnya...
Analogi Sebuah Pelangi: Katakan Cinta dengan Pelangi
Diriku yang lain menjawab: Perbedaan menimbulkan keindahan
Aku bertanya lagi: Kenapa bisa dalam perbedaan akan timbul keindahan?
Diriku yang lain menjawab lagi: Karena dalam setiap perbedaan akan timbul makna
Aku bertanya lagi: Makna apa yang akan timbul dalam perbedaan
Diriku yang lain menjawab lagi: Ya, makna keindahan.
Aku bertanya lagi: Makna keindahan itu seperti apa?
Diriku yang lain menjawab: Tidakkah kau perhatikan warna-warni yang menciptakan pelangi. Perbedaan itu menimbulkan nuansa berbeda. Itulah keindahan seperti indahnya pelangi. Pelangi tak akan ada tanpa perbedaan warna itu. Jadi, tak akan ada sesuatu yang indah jika tak dibangun dengan perbedaan.
Aku bertanya lagi: Lalu, apakah kau suka dengan perbedaan?
Diriku yang lain menjawab lagi: Ya, tentu saja.
Aku bertanya lagi: Kenapa?
Diriku yang lain menjawab lagi: Aku ingin menjadi salah satu warna yang membangun keindahan. Aku ingin dikenang sebagai pencipta keindahan dalam perbedaan itu. Aku ingin menambah warna pada sesuatu yang tak berwarna-warni
Aku lagi: Jangan gila! Tak ada orang yang tahan dengan perbedaan. Itu mustahil…
Diriku yang lain menjawab lagi: Ya, itulah diriku!
Aku bertanya lagi: Apa maksudmu?
Diriku yang lain menjawab lagi: Karena aku memiliki cinta.
Aku lagi: Banyak orang yang memiliki cinta. Tapi, tetap saja tak mampu bertahan dengan perbedaan.
Diriku yang lain menjawab lagi: Cintaku ini berbeda. Yang jelas, cintaku tulus…cinta yang tak dimiliki oleh orang-orang yang tak mampu bertahan itu
Aku bertanya lagi: Bisakah kau gambarkan sedikit lebih detail tentang cintamu itu?
Diriku yang lain menjawab lagi: Cinta karena Allah. Itu saja!
Aku lagi: Kau hebat‼
Diriku yang lain bertanya: Kenapa?
Aku lagi: Banyak orang yang lari dari perbedaan
Diriku yang lain menjawab lagi: Itu karena mereka tak mampu melihat keindahan di balik perbedaan
Aku lagi: Ah, aku rasa menjadi berbeda itu memang sulit. Aku salut padamu!
Diriku yang lain menjawab lagi: Nah, itulah yang salah! Kau selalu membelenggu dirimu. Membelenggu cintamu. Lepaskan belenggu itu. Dan rasakan perbedaan itu.
Aku lagi: Ah, tetap sulit!
Diriku yang lain menjawab lagi: Jika kau berada dalam perbedaan, jangan selalu melihat perbedaan. Lihatlah persamaan!
Aku bertanya lagi: Bagaimana caranya? Belenggu perbedaan itu lebih kuat.
Diriku yang lain menjawab lagi: Rasakan dengan cinta. Pancarkan cintamu. Jangan biarkan ia lebih menguasaimu.
Aku bertanya lagi: Benarkah? Bagaimana mencobanya?
Diriku yang lain menjawab lagi: Mudah, semuanya mudah jika kau memiliki cinta. Cintailah perbedaan itu. Aku beritahu, kita akan selalu tertinggal, kalah, jika belenggu perbedaan itu tak dilepaskan…
Aku bertanya lagi: Apakah kau bahagia? Tidak tersiksa?
Diriku yang lain menjawab lagi: Tersiksa?? Itu asumsi yang salah. Tentu saja aku bahagia. Dan aku akan tetap setia dengan perbedaan. Karena aku mencintai mereka. Dan karena aku memiliki islam. Titik.
SMS DARI PEMBACA “AJI BELLO”
Tiba-tiba HP saya berdering. Kuterima sebuah sms. Sms itu berbunyi begini:
“Di antara sekian cerita dalam “Aji Bello” sy senangi tulisan Anda. Kemampuan Anda melukiskan kegerahan Trmnl Daya cukup intens. Ada luka kemanusiaan di suasana itu. Sayang sekali, Anda tidak menggarap ending dg baik. Slmt Brkarya n salam (pengamat sastra)”
Usai kubaca sms itu, senangnya bukan main… ini sms pertama dari pembaca yang sudah membeli buku kami (Aji Bello). Tapi, aku juga tertawa koq bisa cerita yang sesederhana itu cukup dinilai apik. Aku tidak percaya kalau itu benaran dari seorang pengamat sastra. Aku curiga kalau dia hanyalah seorang teman yang mencoba bermain iseng. Pikirku seperti itu.
Lalu kubalasa dengan sederhana, tak meninggikan dia sebagai seorang pengamat sastra.
“Sebenarnya cerpen itu telah terbit di Fajar sebelumnya, jadi endingnya terkesan dipaksakan, mengikuti syaratnya yang gak boleh lebih dr 4 hlm. Jadi kuputuskan untuk mengkhirinya seperti itu”
Lalu dia membalas lagi
“Sebaikx penulis tdk blh tunduk pd jmlh hlm. Bg sy,tlsn Anda itu hrs mndpt porsi lbh utama. Syg editor bk itu gak cermat”
Lalu saya balas lagi
“Iya sy tahu. Tapi, tulisan ini mmang sprt itu sejak terbit di Fajar. Bukan editor buku yg gk cermat, tp tulisan yg ada mmg sprti itu, menyesuaikan kemauan Fajar. Klu boleh tw sp nama Anda?”
Saya masih berpikir kalau dia mungkin seorang teman yang bermaksud iseng kpd saya. Jadi tak pernah menganggap kalau dia benar seorang pengamat sastra.
Lalu dia membalas lagi,
“Anda mgkin tdk kenl siapa sy. Anda blum lhir ktk sy mnjadi pgmat n sstrwn di Sulsel. Hidup sy trlunta di sbuah kabptn yg lbh 100 km dr Mks, tapi setiap ada buku sstra baru trbt sll sy bc.”
Membaca balasannya itu, saya sedikit percaya kalau dia memang bukan orang yg bermaksud iseng. Mungkin sj dia memang seorang pengamat sastra.
Lalu saya membalas lagi untuk memastikan apakah dia memang seorang yang sudah matang dalam dunia sastra
“Kalau boleh tahu, umur Anda berapa?”
“Umurku? Sekedar Anda tau, mhsw sy dulu adlh Nundingram, Fahmy Syarif n Nurhayati Rahman. Tax salah satux bhw siapa mntan dosenx yg saat ini memilih mningglkn kmpus n kmbli rebah di atas pematang yg basah”
Melihat smsnya itu saya kaget. Saya jadi berpikir, dugaanku mungkin salah. Mungkin dia benar seorang pengamat sastra yang sudah senior seperti yang dibahasakan di smsx. Mengutip kalimat “pematang yg basah” bukankah itu menunjukkan sawah. Berarti sekarang dia menjadi seorang petani. Betapa menyedihkannya menurutku. Akhirnya saya mencoba lebih hormat kepadanya. Menyapanya dengan sapaan ‘Bapak’.
“Sy seorang mhasiswa Unhas jurusan sastra inggris. Apa Bapak pernah mengajar di Unhas? Trus kebtulan skli Pak, kmi mw mngadkan bedah bku Aji Bello. Kalau bs Bpk jd pmbedahx. Apalagi bpk termasuk org yg cukup ahli dlm dunia sastra.”
Dia membalas lagi
“Ha ha ha, trims. Sy jg brhrp ktmu dg cln sstrwn potnsl spt Ananda. Bedah buku sdh lm sy tggalkn. Memang sih baxk undgn, tp sy sdh tua. Getah kesastraan sy tdk lg mnggigit, skdar mnggeliat jk ada sntuhan realits dr wilayah imajinasi. Dulu sy dipinjam olh Unhas utk megang mt kuliah ‘filsafat seni dan kajian sstra’, tp sy mndur di th 86 krn kampg hlmn sy lbih mmbutuhkn sy.”
Saya jadi penasaran siapa orang ini. Dia tidak mau mengungkap identitasnya. Lalu saya memancing lagi siapa tahu dia mau memberitahu sedikit identitasnya.
“Oh ya, kalau blh tau nama Bapak siapa, trus dri daerah mana. Siapa tahu kita sedaerah.”
Ia malah membalas
“Kalo sy britau nm dan kmpg sy mk obsesi imajinatif ananda ttg diri sy akan brakhir. Yg jls kt tdk sekmpg, sy di selatan ananda di utara. Biarlah sy mnjdi ‘Pengamat Misterius’ bg ananda, hgga kt brtmu di satu momen, entah kpn n di’ mn.”
Ah, saya memutuskan untuk mengakhiri perbincangan itu. Tp memang masih menyimpan misteri. Misteri apakah dia memang benar seorang Bapak yang sudah tua atau seseorang yang berusaha berkamuflase. Menurutku sms terakhirnya aneh. Apalagi di kalimat terakhir. Aneh saja, gak pantas menurutku.




